Kamis, 20 Januari 2022
Shock Therapy Solusi Shalat Khusyu'
Beberapa waktu lalu, kita membaca berita tentang Menteri BUMN yang lama sebelum Erick Thohir adalah Dahlan Iskan yang mengamuk di pintu tol Semanggi karena dari loket yang ada hanya dua yang diisi petugas tol, sehingga terjadi antrean panjang mobil. Sebagai ungkapan kekecewaan dan kemarahan Dahlan Iskan atas buruknya pelayanan Jasa Marga, beliau melempar keluar kursi dari dalam loket seraya membuka paksa pintu tol untuk mengijinkan mobil-mobil itu masuk tanpa membayar. Menanggapi insiden yang memalukan ini, direktur Jasa Marga berkata bahwa hal ini merupakan shock therapy bagi perseroan yang dipimpinnya untuk memperbaiki kinerjanya di masa mendatang.
Kata shock therapy tergolong cukup populer digunakan di media massa yang mengonotasikan ‘suatu lecutan atau cambukan yang membangunkan orang atau institusi yang ‘adem ayem’ melakukan penyimpangan atau kelalaian berlarut-larut tanpa mendapat sanksi apapun. Namun tahukah Anda bahwa ungkapan ‘shock therapy’ ini dahulunya adalah istilah kedokteran (medis) yang mempunyai nama lengkap ‘electric shock therapy’? Ini adalah metoda pengobatan penderita gangguan jiwa dengan cara ‘menyetrum’ otaknya dengan aliran listrik. Cara pengobatan yang cukup ’sadis’ ini dimulai sekitar tahun 1930an, dan hasilnya cukup signifikan terhadap kelainan jiwa yang membandel. Jika istilah shock therapy ini berawal dari dunia medis kini sudah merambah ke berbagai disiplin ilmu termasuk pemerintahan seperti kisa Dahlan Iskan di atas juga dalam dunia media karena wartawan turut mempopulerkannya. dalam tulisan ini shock therapy dikaitkan dengan ilmu agama khususnya pelaksanaan shalat khusyu'. Khusyu' secara harfiah berarti rendah, takluk, dan merendahkan diri kepada Tuhan. Khusyuk dalam pengerian popular dapat diartikan dengan sikap seorang hamba yang sangat tenang dan fokus hanya kepada Allah Swt.Karena shalat itu sesungguhnya adalah aktivitas hati (jiwa), bukan aktivitas pikiran. Padahal konsentrasi adalah aktivitas pikiran. Ali bin Abi Thalib menjelaskan, “Khusyu tempatnya ada di hati. Ia adalah perasaan di dalam jiwa yang nampak dari anggota badan dalam bentuk ketenangan dan ketawadhukan. sayangnya sebagian besar umat Islam melaksanakan shalat tapi sangat sulit untuk khusyu'. tulisan ini mencoba mengemukakan hasil webinar virtual yang saya ikuti setiap Senin dan Kamis pagi pukul 07.00 WITA melalui zoom prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA. setelah beliau menjelaskan tentang rahasia air pada pertemuan sebelumnya, maka pertemuan saat itu membahas tentang Thaharah (tata cara bersuci dari najis dan dari hadas dalam pandangan ajaran Islam). Banyak hal yang dijelaskan oleh beliau saat itu namun saya sangat tertarik pada pembahasan terkait shock therapy ternyata solusi untuk kita dapat melaksanakan shalat dengan khusyu'. beliau menjelaskan bahwa sebelum menunaikan shalat diwajibkan melaksanakan wudhu terlebih dahulu. dalam wudhu ada 3 anggota tubuh yang harus dicuci yakni; kepala terutama wajah, tangan dan kaki. mengapa harus 3 anggota tubuh ini bukan yang lainnya? jawabnya adalah karena 3 anggota tubuh tersebut adalah pusat titik syaraf karena itu pengobatan Cina mengenal pijat refleksi di 3 titik tersebut. untuk bisa khusyu dalam shalat maka jiwa harus dipancing. gelombang energi otak sangat berpengaruh dalam hal ini, karena mus3eetahil dapat khusyu' dalam keadaan gelombang energi otak berada dalam fase normal karena itu perlu diturunkan ke fase yang lebih rendah tapi bukan fase yang sangat rendah. sebelum membahas lebih lanjut shalat khusyu berukut ini dijelaskan tentang Gelombang energi otak:
1. Beta yakni keadaan aktif atau fase normal pada fase manusia bisa bekerja, bermain, bicara dan menggunakan pikiran analitis. pada fase ini pikiran sadar aktif, perhatian manusia mudah terpecah, sangat aktif bergerak, berpikirpun sangat kritis, namun mudah stress.
2. Alpha dan Theta yakni keadaan relaxasi fase ini terjadi saat manusia merenung, terfokus, melakukan meditasi dan sedang bermimpi. pada fase ini perhatian terfukus sehingga khusyu' mudah terjadi, sebagian besar pikiran sadar tertutup, imajinasi dan pemikiran kreatif sangat kuat. fase inilah tempatnya manusia mampu melahirkan karya monumental karena dapat fokus juga dapat khusyu'.
3. Delta yakni fase tidur lelap tanpa mimpi.pada fase ini seluruh pikiran sadar tertutup sehingga istirahat total bagi jiwa dan raga akibatnya terjadi penyembuhan alamiyah bagi manusia.
Allah menciptakan manusia dengan 2 tugas utama yakni sebagai khalifah fi al-Ardh dan sebagai hamba. Siang hari manusia menjalankan tugas kekhalifahannya jadi manager representatif Allah mengelola alam, sementara di malam hari manusia lebih cocok melaksanakan tugasnya sebagai hamba Allah. itulah sebabnya perintah melaksanakan shalat lebih banyak porsinya di malam hari dibanding di siang hari. manusia sangat sulit khusyu di siang hari terlalu banyak godaan hingga mengacaukan konsentrasi sulit fokus. artinya apa? jika kita ingin khusyu' dalam shalat turunkanlah gelombang energi otak dari beta ke alpha. untuk itulah dibutuhkan pancingan yang dapat mengagetkan otak dan inilah bentuk penerapan shock therapy. berikut ini dijelaskan cara-cara shock therapy:
1. berwudhu, secara psikologis dan Neurologis akan mengantarkan keadaan beta ke Alpha tapi harus menggunakan air dingin bukan air hangat. anggota wudhu terutama 3 titik pusat syaraf itu dicuci 3x agar dalam wudhu sudah terlebih dahulu khusyu'. orang yang tidak bisa khusyu' dalam wudhu mustahil bisa khusyu' dalam shalat. jadi sudah terlambat jika khusyu baru dimulai saat takbiratul ikhram. karena itu jangan ada kata duniawi setelah wudhu hingga melaksankan shalat. hal tersebut akan menghilangkan energi wudhu. jangan pula buka HP apalagi baca WA. itulah sebabnya dalam ilmu Tasawuf ada istilah tajdidul wudhu (perbaharui Wudhu) walau tidak batal berwudhulah lagi saat merasa energi wudhu hilang atau sulit khusyu'.
2. saat mendengar Azan dengarkan dan jawablah dan kemudian berdo'alah setelah selesai azan dikumandangkan
3. Tutuplah aurat dengan menggunakan kain khusus shalat jangan baju sehari-hari dipakai melakukan akivitas bermacam-macam sudah bau campursari karena itu akan mengurangi kemampuan untuk khusyu'. Upayakan gunakanlah pakaian shalat dari hasil keringat sendiri jangan sampai pemberian orang lain apalagi hasil korupsi. karena itu jika yang kita tempati sekalipun jika disadari bahwa itu hasil korupsi, maka lebih baik jual saja lalu sedekahkan semoga Allah mengampuni dosa pelaku para koruptor yang bertaubat.
4. shalatlah di tempat yang khusus di atas sajadah
5. menghadap kiblat sambil membaca "Ilahi Anta Maqsudi waridhaka Mathlubi A'tini Mahabbatika wamagfiratika"
5. sempurnakan strategi khusyu' dengan melaksanakan shalat tahyatul mesjid, shalat rawatib qabliyah dan ba'diyah serta zikir sendiria atau berjama'ah. dari tulisan ini dapat disimpulkan bahwa shock therapy sama dengan trik-trikmengecoh kesombongan diri. semoga kita dapat meningkatkan kualitas shalat kita dengan cara lebih khusyu' lagi. Wallahul Muwaffiq Ila Aqwamith Tharieq Watampone 14, Juli 2020.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
7 PERBEDAAN KEDUDUKAN PEREMPUAN SEBELUM DAN SESUDAH DATANGNYA ISLAM
Mengawali pertemuan ini marilah kita bersama sama mengumandangkan lafaz pujian kepada Allah Azza wajallah sang pemilik segala kenikmatan den...
-
Mengawali pertemuan ini marilah kita bersama sama mengumandangkan lafaz pujian kepada Allah Azza wajallah sang pemilik segala kenikmatan den...
-
Orang Bugis terkenal dengan kegemaran merantau ( sompe') bukan hanya dalam wilayah Sulawesi lintas kabupaten tapi hingga ke seluruh pel...
-
Beberapa waktu lalu, kita membaca berita tentang Menteri BUMN yang lama sebelum Erick Thohir adalah Dahlan Iskan yang mengamuk di pintu tol ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar